Minggu, 08 November 2015

Islam dan Human Right




Apakah konsep HAM sesuai dengan Islam?
Negara yang demokratis pastinya akan mengenal konsep Human Right. Konsep Human Right itu sendiri merupakan konsep yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebebasan hak hidup manusia. Pada masa ini issue mengenai human right dapat dikatakan cukup popular dan tidak asing lagi terdengar ditelinga. Namun, jika permasalahan mengenai human right ini dikaitkan dengan Islam mungkin banyak orang memahaminya dengan salah.
Dalam konteks saat ini, banyak anggapan bahwa Islam merupakan agama yang telah mengajarkan kekerasan dengan konsep jihad, yang nantinya juga akan berkaitan dengan terorisme. Kemudian tidak hanya itu saja, melainkan Islam dianggap Negara yang tidak dapat menghargai pluralitas dan menolak adanya demokrasi. Anggapan seperti inilah yang salah dalam prespetif Islam. Karena dalam Islam sendiri juga menerapakan konsep human right, yang mana sangat peduli dengan hak hidup manusia.
Pada dasarnya Islam bukanlah agama yang mengajarkan kekerasan seperti yang dipahami oleh kebanyakan orang. Melainkan Islam sangat peduli terhadap kehidupan manusia. Jangankan hidup manusia, bahkan kehidupan binatang sekalipun Islam juga sangat memperhatikan. Misalnya saja pada saat berqurban, dalam Islam cara menyebelih binatang saja telah diatur. Hal tersebut sudah cukup menjelaskan bahwa Islam telah menerapkan dan menjunjung tinggi konsep human right jauh sebelum itu.
HAM merupakan hak yang telah Allah berikan kepada manusia sebelum manusia terlahir di bumi. Adapun dalam Islam HAM merupakan sesuatu yang berdasar pada kebebasan, kemanusiaan, kerjasama, keadilan, kehormatan dan sebagainya. Hukum yang diterapkan dalam Islam berdasar pada Al Qur’an dan hadist. Sehingga dalam Islam konsep HAM tersebut telah diatur sedemimkian rupa.
Pada era modern saat ini, alasan kenapa Islam sering kali dikaitkan dengan melakukan pelanggaran HAM dengan alasan jihad, kemudian dengan hukum-hukum yang diterapkan mungkin dikira sangat sadis, seperti adanya qishos, rajam dan sebagainya? Sebenarnya pemahaman seperti itu sangatlah salah. Hal tersebut dikarenaka telah banyak orang-orang muslim yang mungkin masih belum benar-benar paham mengenai Islam itu sendiri. Sehingga dalam memahami arti jihad dan hukum-hukum dalam Islam lebih sering diartikan dalam konotasi yang tidak jarang dalam melakukan tindakan yang negatif.
Padahal jika kita mengkaji benar-benar makna dari jihad yang sebenarnya, bukannya hanya untuk membrantas orang-orang kafir saja, melainkan ketika kita berjuang untuk melakukan tindakan baik, seperti mencari ilmu, mencari nafkah buat keluarga dengan mengharapkan ridho Allah itu juga merupakan bagian dari jihad. Kemudian juga hukum yang ditetapkan dalam Islam, sebenarnya bukan untuk menyalahi atau melanggar HAM, melainkan upaya untuk memberi hukuman bagi orang yang salah dengan memberikan kejerahan agar tidak mengulanginya kembali.
Adapun alasan untuk mendukung bahwasanya HAM itu sesuai dengan Islam , karena pada faktanya Islam bukanlah agama yang tidak menghargai hukum. Bahkan Islam sangatlah mengharagai adanya praktek-praktek yang berkaitan dengan hukum. Terkait dengan masalah HAM, dalam Islam salah satunya telah di jelaskan dalam suatu riwayat hadist Imam Abu Daud “ Dilarang membunuh anak, perempuan / wanita, orang tua dan orang yang sedang sakit.” Hal tersebut diupayakan untuk mendorong agar  tidak membunuh orang lain.  Namun, pada kenyataannya saat ini telah banyak orang atau kelompok yang menyalahi aturan yang telah ditetapkan tersebut.
Dari kondisi tersebut, hanya saja pertanyaan yang sering muncul, kenapa harus Islam yang sering kali dianggap telah banyak melakukan pelanggaran HAM. Padahal jika ditinjau kembali dengan melihat konflik di Palestina, banyak orang Israel (non Muslim) telah melakukan serangan, yang mana dengan melibatkan anak-anak, wanita, orang tua. Bukankah hal tersebut sudah sangat melanggar HAM dan aturan hukum internasional. Namun, kenyataanya kondisi seperti itu sering kali diabaikan oleh dunia internasional.
Dengan demikian, dalam konsep Islam sejak awalnya sudah menerapkan rasa saling menghargai antar sesama, terutama dalam hal menghargai hak hidup seseorang. Dengan dibuktikannya adanya hadist mengenai larangan membunuh anak, wanita, orang tua dan orang yang sedang sakit. Sehingga tidak adanya alasan bahwa Islam bertentangan dengan HAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar